Home » Kecantikan » Tampil Casual dengan Printed Scarf yang Multifungsi dan Timeless

Hijab bermotif berbentuk segi empat (scarf) boleh saja sudah ada sejak dulu. Laksana tren yang selalu berganti, scarf bernuansa modern itu kembali dinanti setelah tahun lalu keberadaannya sempat terpinggirkan oleh tren pashmina yang simpel. Dengan desain corak dan warna yang kian bergam banyak yang memburu scarf yang diproses melalui teknik digital printing.

Ada beberapa alasan yang mendasari tren ini. Misalnya, warna dan pattern yang tercetak di atas kain terlihat memiliki kualitas yang lebih baik. Desain motif yang lebih playful memungkinkan berbaurnya beberapa desain di dalam selembar printed scarf.

Jadi, dengan hanya memiliki satu scarf, orang seperti memiliki dua sampai empat corak scarf yang berbeda. Tinggal mengganti arah lipatan dan cara pemakaian di kepala, corak yang terlihat berbeda bisa didapat.

Dua atau tiga tahun lalu, ketika scarf bermotif juga sempat populer di pasaran, corak desainnya terbilang monoton. Meskipun satu desain terlihat penuh, tetapi hampir selalu terdapat pengulangan pola yang memenuhi selembar scarf tersebut. Pada masa itu, orang sangat menyukai material scarf dari satin, poliester, chiffon, dan diamond.

Pada printed scarf, desain bisa dilakukan secara lebih leluasa. Itu pula sebabnya sering terdapat berbagai desain yang berbeda (baik yang selaras maupun terlihat kontras) pada selembar scarf yang sama.

Karena langsung diprint, satu desain yang sama biasanya tidak diproduksi sebanyak yang dicetak oleh pabrik. Jadi, eksklusivitasnya tetap terjaga. Saat ini, orang sangat menyukai motif desain yang tidak pasaran.

Bagaikan kanvas, desainer scarf kian bebas berkreasi. Dari segi desain, motif yang banyak bermunculan adalah floral, abstrak, dan geometris. Terkadang, ada pula printed scarf yang menggabungkan beberapa di antaranya. Banyak pula terlihat scarf yang motifnya hanya terdiri atas satu atau dua gambar besar dengan tarikan coretan garis.

Model kerudung segi empat ini tergolong time-less. Jika seseorang enggan direpotkan dengan tren fashion, penggunaan scarf tetap akan membuat penampilan penggunanya tetap pada koridor “aman”, jauh dari kata ketinggalan zaman.

Model kerudung ini juga sangat mudah dikreasikan. Ketika dikenakan, scarf ini akan langsung memberi look stylish. Terutama untuk busana polos yang kasual, tinggal menambahkan scarf, penampilan langsung terlihat trendi dan modis.

Akan tetapi, bukan berarti scarf bermotif ini tidak cute jika dipadukan bersama busana bermotif. Selama yang memakai percaya diri, justru akan terlihat bagus dan ceria. Mengenai material, bahan berkualitas baik kini menjadi incaran karena banyak keunggalannya. Beberapa jenis bahan yang sekarang sedang digandrungi itu misalnya voile (voal) dan pollycotton yang sedikit glossy. Jika ingin terlihat sedikit lebih mewah, material cavalli silk bisa dipilih.

Dari material itu, yang paling diburu tetap voile. Mungkin karena paling enak dibentuk, tidak gampang kusut, dan sirkulasi udara juga tetap nyaman di telinga ketika mengenakan hijab.

Sebagian besar printed scarf dijual dengan ukuran 115 x 115 cm. Belakangan ini, pengguna hijab paling banyak terlihat mengenakan printed scarf dengan satu jarum pentul di bawah leher. Untuk mengenakannya secara syar’i, scarf dibiarkan menjuntai menutupi bagian depan tubuh.

Dengan banyak daya tarik itu, harga sebagian besar printed scarf tergolong sedikit pricey jika dibandingkan dengan kerudung pada umumnya. Meskipun demikian, fashion item yang satu ini tetap bernilai untuk dikoleksi. Tinggal pastikan printed scarf yang dipilih sesuai dengan bujet yang pas, serta motif dan warna yang sesuai dengan selera.