Home » Kuliner » Resep Empek-Empek Tanpa Ikan Khas Palembang Rendah Kolesterol

Pempek alias empek–empek bukanlah makanan yang asing bagi kita. Kudapan asli Palembang ini sudah sangat terkenal baik di dalam maupun di luar negeri. Berkat ketenarannya, kini Anda tidak perlu repot–repot pergi ke Palembang hanya agar bisa mencicipi kenikmatan empek–empek yang menggugah selera. Pasalnya, saat ini pempek atau empek–emek sudah banyak dijual di sudut–sudut kota di Indonesia. Bahkan pempek juga sudah banyak di ekspor ke mancanegara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan lain–lain. Cara membuat empek-empek pun sudah banyak beredar di Internet.

Menurut sejarah, empek–empek sudah ada di Palembang sejak abad ke belasan, saat perantau Tionghoa masuk ke Palembang. Nama pempek atau empek–empek diyakini berasal dari  apek atau pek–pek yang berarti laki–laki tua.

Berdasarkan cerita, saat itu ada seorang lelaki tua atau seorang apek berusia lebih dari 60 tahun yang tinggal di tepi sungai musi prihatin karena banyak tangkapan ikan melimpah yang tidak dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng saja. Lalu ia berpikir untuk menjadikan ikan sebagai olahan lain yang lebih unik, sehingga lahirlah kudapan yang saat ini dikenal bernama empek–empek.

Seperti yang Anda tahu, pempek selalu identik dengan olahan daging ikan yang digiling lembut lalu dicampur dengan tepung. Lantas, mungkinkah mengolah empek-empek tanpa ikan? Jawabannya adalah mungkin. Ini akan menjadi alternatif sekaligus kabar gembira untuk Anda yang tidak memiliki persediaan daging ikan yang cukup di rumah.

Memangnya, bagaimana sih cara buat mpek-mpek? Berikut ini salah satu dari banyak resep mengolah empek–empek tanpa ikan. Simak baik–baik ya.

Bahan – bahan yang perlu disiapkan :

  • 12 sendok makan tapioka
  • 6 sendok makan terigu
  • 125 mili liter air
  • 1 butir telur
  • Garam secukupnya

Bahan cuko :

  • 350 mili liter air
  • 100 gram gula merah
  • 3 sendok makan gula pasir
  • Asam secukupnya

Bumbu halus :

  • 4 siung bawang putih
  • 3 biji cabai merah
  • 3 biji cabai rawit
  • 1 sendok teh ebi kering
  • Garam secukupnya

Bahan untuk isi :

  • 2 butir yang sudah dikocok

Bahan pelengkap :

  • Timun dan mie kuning secukupnya

Langkah – langkah :

  • Campurlah tepung terigu dan tapioka
  • Haluskan bumbu bawang putih, cabai merah, cabai rawit, ebi kering, dan garam jadi satu
  • Campurkan bumbu – bumbu yang telah dihaluskan dengan tepung terigu yang telah dicampur dengan tapioka
  • Rebus air 125 ml hingga masak
  • Tuangkan air yang telah masak tadi ke dalam campuran bumbu halus dan tempung, aduk cepat hingga merata ya
  • Tambahkan satu butir telur, lalu aduk kembali sampai rata
  • Jika ternyata terlihat masih encer, Anda bisa menambahkan tepung tapioka dan tepung kanji lho
  • Aduk semua adonan sampai benar–benar merata. Jangan sampai lengket di tangan ya
  • Kocok 2 butir telur untuk bahan isi
  • Ambil adonan secukupnya, lalu pipihkan dengan model cekung
  • Isi dengan 2 sendok makan telur, rekatkan sisi–sisinya dengan dijepit. Oh ya, pastikan jangan sampai bocor ya
  • Letakkan adonan pada wadah kering yang telah ditaburi tepung tapioka atau tepung kanji supaya adonan tidak menempel
  • Rebus pada air yang telah mendidih yang diberi sedikit minyak. Tunggu sampai adonan mengapung
  • Tiriskan lalu goreng
  • Siapkan bahan cuko, haluskan bumbu–bumbunya, lalu rebus ke dalam air 350 ml
  • Keluarkan ampas bumbu menggunakan saringan
  • Cuko sudah siap
  • Masukkan pempek ke dalam cuko, tambahkan mentimun dan mi kuning

Nah, mudah bukan? Selamat mencoba ya. Semoga bermanfaat!