Home » Rumah » Peraturan Pemerintah yang Mengatur LTV

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) jadi satu diantara langkah yang disukai untuk beli rumah baru, terutamanya buat konsumen rumah pertama. KPR dipandang mengurangi beban konsumen properti sebab dapat membayar dengan skema mencicil serta waktu angsuran juga dapat sesuai dengan potensi konsumen. Yang perlu didapati, nilai KPR dipastikan oleh jumlahnya penghitungan rasio LTV konsumen. Apakah itu LTV? Silahkan baca paparan tersebut sekitar serba-serbi LTV, langkah mengalkulasi LTV, serta ketentuan pemerintah yang mengendalikan LTV.

Sampai kini, ketentuan pemerintah yang mengendalikan LTV alami pergantian seringkali. Ini sebab Bank Indonesia (BI) berusaha lakukan rekonsilasi kebijaksanaan tentang basic penghitungan LTV dengan arah supaya permasalahan keuangan di bidang properti bisa dituntaskan secara baik. Mulai 1 Agustus 2018, ketentuan yang berlaku ialah Ketentuan Bank Indonesia Nomer 20/8/PBI tanggal 1 Agustus 2018 mengenai Rasio Loan to Value untuk kredit Properti, Rasio Financing to Value untuk Pembiayaan Properti, serta Uang Muka untuk Kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor.

Dengan diresmikan ketentuan ini, karena itu ketentuan awalnya, yakni Ketentuan Bank Indonesia Nomer 18/16/PBI/2016, dicabut.Dalam kebijaksanaan yang telah diperbarui ini, BI memberikan kelonggaran ketetapan LTV serta FTV (Financing to Value) dengan memberikan kebebasan pada bank untuk mengendalikan rasio LTV kredit properti (KK) serta pembiayaan properti (PP) sarana rumah pertama untuk semua type rumah.

Seperti yang dikutip dari Kompas, kebijaksanaan ini akan tingkatkan peluang warga untuk penuhi keperluan rumah pertama lewat KPR. Makin longgar atau besar rasio LTV yang diputuskan bank, karena itu makin kecil DP yang disiapkan nasabah. Ini akan tingkatkan daya beli warga.

Sumber : https://citramaja.com/rumah-kpr-murah-di-tangerang/